Biblioth\u00e8que du patrimoine Tij\u0101n\u012b

التراث التجاني

Warisan Tijani – Perpustakaan Skiredj

Perpustakaan digital ilmiah, pusat editorial, dan etalase dunia untuk karya-karya Tijaniyya.

165 Buku

8 Bahasa

7 Negara

20 Tokoh

Jalur cepat

S?d? A?mad Skiredj

Dari memori arsip

Sīdī Aḥmad Skiredj

Ruang ini menghormati salah satu penjaga besar memori Tijani, hakim dan penulis Sīdī Aḥmad ibn al-Ḥājj al-ʿAyyāshī Skiredj, yang karya-karyanya menjadi inti perpustakaan digital ini.

Highlights

Book and Article Excerpts

A quick entry point into the most recent material in the library, with selected works and article snippets.

Selected Works

From the Library

View all

Articles

Recent Additions

Browse articles

Depuis la vidéothèque

Un aperçu des vidéos

Une petite sélection issue de la chaîne du Professeur Muhammad Erradi Guennūn pour faire apparaître le versant vidéo dès la page d’accueil.

أضاف  وِرْد أخرى - Adding another wird - Ajouter un autre wird
Pratique spirituelle

أضاف وِرْد أخرى - Adding another wird - Ajouter un autre wird

Prof. Muhammad Erradi Guennūn

Living Wisdom

A Rotating Tijani Wisdom

Selected passages from Jawahir al-Maani and al-Ifadah al-Ahmadiyyah, shown in the browsing language, with a direct link to the source book.

Rotation automatique selon le temps de lecture
Barangsiapa menghendaki istiqamah pada zaman ini, maka ia seperti orang yang hendak membangun tangga ke langit.Sebabnya: bahwa sebagian أهل البيت memintanya agar beliau mendoakan untuknya dengan istiqamah. Maka beliau berkata kepadanya: “Allah menghadap kepadamu dengan karunia-Nya dan keridaan-Nya.” Lalu beliau ditanya: mengapa beliau tidak mendoakan dengan istiqamah? Maka beliau menyebutkan hal itu. Lalu permintaan istiqamah itu diulang kepadanya, maka beliau berkata kepadanya: “Aku telah berkata kepadamu: Allah menghadap kepadamu dengan karunia-Nya dan keridaan-Nya—engkau dalam keadaan istiqamah atau bengkok; apabila Dia menghadap dengan karunia-Nya dan keridaan-Nya, Dia—Subḥānahu—tidak memedulikan istiqamahmu dan tidak pula kebengkokanmu. Dan setelah manusia dapat istiqamah pada zaman ini, ia tidak mendapatkan orang bersama siapa ia dapat istiqamah.”

Le bienfait ahmadien, article 182

Le bienfait ahmadien pour celui qui aspire au bonheur éternel

Voir le livre de référence