Notice bibliographique

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ (8 أجزاء)

Sidi Muḥammad Lahjoujī
Authentificateur :Muḥammad Errāḍī Guennūn

Description

«Ithāf Ahl al-Marātib al-‘Irfāniyyah» merupakan salah satu karya Tijani paling luas dalam ilmu tarajim dan ṭabaqāt; sebuah proyek ensiklopedis besar yang disusun oleh al-‘allāmah al-ḥāfiẓ Sidi Muḥammad bin Muḥammad al-Ḥajjūjī al-Ḥasanī, yang menghimpun di dalamnya tarjamah historis, sanad Tijani, dokumentasi melalui manuskrip dan surat-menyurat, kutipan-kutipan ilmiah, faedah-faedah istithrād, syair, serta pembelaan terhadap kaidah-kaidah tarekat.

Karya ini — sebagaimana ditunjukkan oleh sebuah dokumen bertulisan tangan penulis — disusun sebagai respons atas permintaan gurunya, Sidi Muḥammad Kannūn, yang membantunya dengan banyak lembaran dan catatan dalam bab ini; lalu terkumpullah bahan yang sangat besar berupa berita-berita dan dokumen-dokumen, kemudian menetap dalam delapan bagian, dengan tetap terbukanya pintu penambahan pada sebagian bagian yang dekat dengan masa penulis.

Kitab ini memiliki metode khusus dalam tarjamah; ia memulai dengan menyebut nama, lalu mendeskripsikan orangnya, akhlaknya, dan apa yang dikatakan tentangnya, menjelaskan hubungannya dengan tarekat dan sanadnya di dalamnya, serta menukil sebagian ucapannya, manāqibnya, sebagian karāmahnya, serta tanggal kelahiran dan wafatnya. Jika tokoh yang diterjemahkan termasuk ahli ilmu, ia memperluas penyebutan para gurunya, para pemberi ijazah kepadanya, teks-teks ijazahnya, dan peninggalan-peninggalan ilmiahnya; dan boleh jadi ia menutupnya dengan sebagian syairnya bila ia seorang penyair. Inilah yang menjadikannya rujukan yang unik dalam Tijaniyya studies dan Sufi scholars biography.

Nilai seri ini semakin bertambah melalui faedah-faedah yang tersebar di sela-sela tarajim: masalah-masalah fikih, mutiara-mutiara hadis, nukat kebahasaan, karāmah, syair, serta kutipan dari kitab-kitab yang hilang atau langka. Selain itu, strukturnya menghimpun antara bab-bab khusus untuk tarjamah Syekh Ahmad al Tijani, lalu ṭabaqāt para murid menurut tingkat-tingkat penerimaan: siapa yang mengambil darinya tanpa perantara, siapa yang mengambil melalui satu perantara, dan siapa yang mengambil melalui dua perantara, kemudian satu bagian tersendiri untuk qasidah-qasidah dalam pujiannya.

Dengan demikian, seri ini merupakan rujukan besar dalam Moroccan Sufism, classical Islamic literature, dan spiritual heritage bagi Tijaniyah; ia melayani peneliti dalam bidang asānīd dan dokumen-dokumen, sebagaimana melayani murid (murīd) dan pemerhati sejarah tokoh-tokoh serta perpindahan pengetahuan ruhani lintas generasi.XXXXX

Jilid pertama dari «Persembahan bagi Para Pemilik Martabat-Martabat Makrifat» ini membuka lintasan ensiklopedis bagi seri tersebut, dan memuat 112 biografi, yang pertama ialah biografi

khalifah yang diagungkan, al-Hajj ‘Ali Harazim Baradah al-Fasi, dan yang terakhir ialah Sidi ‘Allal ibn Muhammad ibn Jallun. Dengan demikian, sejak awal ia menghadapkan pembaca pada model sang pengarang dalam membangun biografi di dalam mazhab Tijaniyyah.

Jilid ini merupakan gambaran yang jelas tentang manhaj al-Hajjuji dalam menghimpun antara pengenalan terhadap tokoh, penjelasan keterkaitannya dengan tarekat, dan penyebutan sanadnya di dalam tarekat tersebut, disertai penyertaan kabar-kabar, dokumen-dokumen, dan faedah-faedah yang terserak sesuai sejauh yang dimungkinkan oleh bahan yang tersedia. Karena itu, kitab ini tidak terbatas pada nama-nama, melainkan menyertakan pada setiap biografi apa yang membantu memahami kedudukannya secara ilmiah dan ruhani.

Jilid ini memperoleh nilai khusus karena meneguhkan cara sang pengarang dalam memperlakukan biografi-biografi: pendokumentasian, isyarat-isyarat kepada ijazah-ijazah, kutipan-kutipan yang bermanfaat, serta kehadiran yang seimbang antara manaqib dan ciri-ciri keilmuan. Inilah yang menjadikan jilid ini sebagai pintu masuk yang sesuai menuju dunia Tijaniyya biographies dan menuju mata-rantai transmisi ruhani dan ilmiah di dalam Moroccan Sufism.

Cakupan biografi dalam jilid kedua dari «Persembahan bagi Para Pemilik Martabat-Martabat Makrifat» menjadi lebih luas, karena memuat 147 biografi; yang pertama ialah Syekh Ibrahim ar-Riyahi at-Tunisi dan yang terakhir Muhammad Badr ad-Din al-Hammumi; hal ini memberikan pada jilid ini rentang geografis yang lebih jelas di dalam ruang Tijaniyyah.

Jilid ini menampakkan meluasnya jejaring ilmiah dan Tijaniyyah juga di luar Maroko, seraya sang pengarang tetap bersandar pada unsur-unsur pokok yang menjadi ciri proyeknya: biografi, sanad, ijazah-ijazah, kutipan-kutipan terpilih, dan faedah-faedah yang memberi biografi kedalaman yang melampaui sisi pengenalan langsung.

Jilid ini merupakan bahan penting untuk memahami perpindahan tarekat serta hubungan para tokohnya di antara lingkungan-lingkungan Maghribi, dan juga melayani peneliti dalam Tijaniyya, Sufi scholars, dan North African Islamic networks, karena memuat isyarat-isyarat sanad dan dokumenter yang bermanfaat.

Bagian ketiga dari «Ithāf Ahl al-Marātib al-‘Irfāniyyah» ini tampil istimewa dengan satu tarjamah panjang tentang sang ‘allāmah, sejarawan, ‘ārif billāh, Sayyidi Muhammad bin Ahmad Akansus, hingga oleh penulisnya dinamai «Bahjat al-Nufūs». Dengan demikian, jilid ini berubah menjadi berkas biografis yang utuh, menghimpun berita-berita, peninggalan-peninggalan, kutipan-kutipan, serta petunjuk-petunjuk ilmiah dan ruhani yang khas mengenai sosok tersebut.

Dan bagian ini merupakan puncak gaya tarjamah yang diperluas pada al-Ḥajjujī; sebab ia tidak berhenti pada perkenalan ringkas, melainkan membangun sebuah riwayat hidup yang terperinci, di mana bahan historis berjalin dengan warisan keilmuan dan dimensi ruhani, dengan cara yang layak bagi kedudukan orang yang diterjemahkan dan posisinya dalam sejarah ṭarīqah serta dalam kehidupan ilmiah Maroko.

Jilid ini penting bagi para peneliti biografi para ulama, sejarah Tijaniyyah, dan Sufi scholars biography, karena ia menyajikan sebuah model tinggi bagi tarjamah tunggal yang panjang dalam konteks ensiklopedis yang lebih luas.

Bagian keempat dari «Ithāf Ahl al-Marātib al-‘Irfāniyyah» ini dikhususkan untuk tarjamah panjang tentang Sayyidi Muhammad al-‘Arabī bin al-Sā’iḥ, dan oleh penulisnya diberi judul «al-Azhār al-‘Aṭirah al-Rawā’iḥ». Pengkhususan ini mencerminkan kedudukan Ibn al-Sā’iḥ dalam mazhab Tijaniyyah, sekaligus menyingkap kelimpahan bahan yang ada di tangan penulis.

Bagian ini menampakkan dengan jelas bagaimana al-Ḥajjujī mengubah tarjamah menjadi sebuah riwayat hidup yang lengkap, yang membahas fase-fase kehidupan, akhlak, sanad, peninggalan, ucapan-ucapan, dan manāqib, beserta apa yang menyertainya berupa syawāhid dan faidah-faidah yang menambahkan pada karya ini dimensi dokumentatif dan edukatif sekaligus.

Karena itu, jilid ini menjadi rujukan penting bagi setiap orang yang menaruh perhatian pada Sayyidi al-‘Arabī bin al-Sā’iḥ, pada Tijani authority, dan pada biografi Sufi scholars di Maroko, dalam kerangka Moroccan Sufism dan spiritual heritage.

Bagian kelima dari «Ithāf Ahl al-Marātib al-‘Irfāniyyah» ini memuat 77 tarjamah, yang pertama adalah Sayyidi ‘Umar al-Fūtī dan yang terakhir adalah Sayyidi Aḥmad al-‘Alamī al-Sarīfī. Melalui tarjamah-tarjamah tersebut, tampak hadirnya tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh luas dalam penyebaran dan daya pengaruh di dalam ranah Tijaniyyah.

Jilid ini menonjolkan para a‘lām yang berperan nyata dalam perluasan ṭarīqah dan dalam pembentukan pengaruh ruhani serta keilmuannya, dengan tetap menghadirkan unsur-unsur yang menjadi ciri seri ini: berita-berita, manāqib, karāmah bila diperlukan, dan syawāhid adabiyyah sesuai perbedaan sosok-sosok yang diterjemahkan.

Bagian ini menjadi bahan yang bermanfaat bagi peneliti tentang penyebaran Tijaniyya, tentang pertalian antara Maroko dan ruang-ruang yang lebih luas, dan juga penting bagi pembaca yang menelusuri tarjamah yang menghimpun sejarah ruhani, penyebutan adab, dan jejak sosial.

Bagian keenam dari «Ithaf Ahl al-Maratib al-'Irfaniyyah» memuat 54 tarjamah (biografi), yang pertama adalah Muhammad 'Al bin Muhammad bin Muhnand al-Shanqithi dan yang terakhir adalah Muhammad bin Ahmad bin 'Ali al-Hasani, sang sastrawan. Kekhasannya bersumber dari kedekatannya secara relatif dengan masa penulis, sehingga ia lebih menyerupai catatan hidup bagi tabaqat (lapisan generasi) akhir dalam tarekat.

Karena itu, di dalamnya disebutkan sebagian tokoh sezaman, sembari tetap membiarkan ruang penambahan terbuka bagi kabar atau wafat yang mungkin muncul kemudian; hal itulah yang memberi bagian ini watak kearsipan yang bergerak, dan mencerminkan hidupnya tradition tijani transmission pada awal abad kedua puluh.

Jilid ini merupakan bahan yang bermanfaat bagi peneliti tabaqat-tabaqat akhir, juga bagi tokoh-tokoh Mauritania, para sastrawan, dan selain mereka dari para lelaki tarekat; sebagaimana ia berguna untuk memahami bagaimana ensiklopedia itu berinteraksi dengan kenyataan, bukan dengan masa lampau semata.

Bagian ketujuh dari «Ithaf Ahl al-Maratib al-'Irfaniyyah» ini memuat 47 tarjamah (biografi), yang pertama adalah Sidi Muhammad Kannun, syekh penulis, dan yang terakhir adalah al-Qadhi Ahmad bin al-Ma'mun al-Balghithi. Jilid ini dibaca sebagai mata-rantai penghubung antara tarjamah-tarjamah klasik dan tarjamah-tarjamah yang dekat dengan masa penulis.

Kepentingan khususnya tampak pada kedekatan materinya dengan para syekh abad yang belakangan, beserta data-data terkait yang dapat diperbarui, dan bahan-bahan dokumenter yang berkaitan dengan tokoh-tokoh yang hadir secara langsung dalam ingatan ilmiah dan ruhani penulis serta lingkungannya.

Bagian ini menjadi penting bagi para peneliti late Tijani generations, juga bagi para syekh abad keempat belas Hijriah, serta bagi perkembangan jejaring ilmiah dan ruhani di dalam tarekat, dengan apa yang disuguhkannya berupa bahan yang bermanfaat dalam pendokumentasian dan tarjamah.

Penulis mengkhususkan bagian kedelapan dari «Ithaf Ahl al-Maratib al-'Irfaniyyah» untuk qasidah-qasidah yang dipakai memuji Syekh Sīdī Aḥmad al-Tijānī, semoga Allah meridhainya; maka jilid ini hadir sebagai penutup yang sastrawi dan ruhani bagi seluruh ensiklopedia, sekaligus pelengkap bagi tarjamah, dokumen, dan sanad-sanad yang telah lewat.

Bagian ini menyingkap kedudukan syair dalam memori Tijaniyah, bukan semata sebagai perhiasan bahasa, melainkan sebagai wadah untuk menjaga mahabbah, meneguhkan maqam, dan memelihara ingatan ruhani dan historis tarekat. Dari sini jilid ini memperoleh nilai khusus dalam ranah devotional literature dan classical Islamic literature di dalam ruang tasawuf Maghribi.

Bagian ini merupakan rujukan penting bagi mereka yang menaruh perhatian pada madih (puji-pujian), pada syair ruhani, dan pada citra Syekh Ahmad al Tijani dalam nurani sastra tarekat; sekaligus memberi seri ini sebuah penutup yang selaras, yang menghimpun antara tarjamah, dokumentasi, dan sastra.

Liens d’achat par tome

Choisissez ci-dessous le tome exact à commander grâce aux liens directs.

Tomes

Cette œuvre existe en plusieurs tomes.

8 éléments

Édition

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ (8 أجزاء)

Actuel

الجزء الثاني

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَّةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ (الجزء الثاني)

الجزء الثالث

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَّةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ (الجزء الثالث)

الجزء الرابع

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَّةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ — الجزء الرابع (الأزهار العطرة الروائح)

الجزء الخامس

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَّةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ (الجزء الخامس)

الجزء السادس

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَّةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ (الجزء السادس)

Édition

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَّةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ (الجزء السابع)

Édition

إِتْحَافُ أَهْلِ المَرَاتِبِ العِرْفَانِيَّةِ بِذِكْرِ بَعْضِ رِجَالِ الطَّرِيقَةِ التِّجَانِيَّةِ (الجزء الثامن)

#إتحاف أهل المراتب العرفانية#Muḥammad al Hajjuji#Tijani tabaqat#أسانيد وإجازات تجانية#Aḥmad al-Tijānī companions#Moroccan Sufism#praise poetry and biographies